www.xavierquentin.com
Welcome to DR. Xavier Quentin Pranata MA's Online Book Store - www.xavierquentin.com - Welcome to DR. Xavier Quentin Pranata MA's Online Book Store - www.xavierquentin.com -
Home How to Buy Site Map About Us Contact Us
Shopping Cart
shopping cart 0 item
Testimonial
Nengsih
Lewat hasil karya buku2 Pk Xavier bnyk yg d berkati, sukses trs y Pk.. Tuhan Memberkati

Nengsih
sukse buat pelayananx Lwt buku2x, JCbu Om

hosea
Web ini sangat memberkati saya , sering memberikan inspirasi ketika saya bertugas sebagai announcer radio. Ybu

kristina
senangg bisa bergabung disiniii.... Om xavier semakin diberkati untuk Memberkati semuaa.... --teruss jadi saksi Tuhan dan Teladan

» isi testimonial
» lihat testimonial

Selamat berbelanja


Jangan pernah berpikir bahwa karena kita baik, Tuhan memakai kita.

Sebaliknya, justru karena Dia baiklah, maka Dia memakai kita.

(Xavier Quentin Pranata)

__________________________________________________________________________________________________________________________

PERTAMA BUKAN YANG PERTAMA

Diambil dari buku: Wisdom For Today - Xavier Quentin Pranata


 

“Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal” (1 Korintus 15:20).

Belakangan ini, semakin banyak orang yang memakai kata ‘pertama’ untuk mengiklankan produknya. Di layar kaca stasiun televisi, kita sering membaca kalimat “Pertama kali di layar kaca”. Apa artinya? Tayangan itu sudah pernah diputar di bioskop tetapi baru saat itu diputar di televisi. Namun, benarkah klaim itu? Tidak! Seharusnya klaim itu ditambah kata “Indonesia”. Mengapa? Karena tayangan itu sudah sering ditayangkan di televisi asing atau bahkan TV kabel.

Ketika memberikan seminar motivasi, ada seorang peserta yang minta bertemu dengan saya. Karena dia tahu saya seorang penulis buku, dia memberikan sebuah bukunya untuk saya beri komentar. Di sampul buku itu ada tulisan “Pertama hadir di Indonesia”. Dia mencoba untuk jujur. Mengapa? Karena buku dengan tema dan pokok bahasan itu sudah sangat populer di media massa asing, terutama yang berbahasa Inggris.

Kekasih Tuhan, apa yang kita anggap ‘baru’ di Indonesia, bahkan ‘pertama hadir’ sekalipun sebenarnya merupakan produk daur ulang dari luar negeri entah itu penjiplakan murni, terinspirasi atau adaptasi. Bagi saya produk yang berbeda sudah menunjukkan produsennya kreatif. Di dunia tulis-menulis yang saya geluti, ada istilah 3 N yang diambil dari bahasa Jawa yaitu, niteni (memperhatikan), nirokne (menirukan) dan nambahi (menambahkan). Jika kita membaca buku yang bagus di luar negeri, kita bisa menulis tema yang sama dengan cara tiga hal itu. Dalam hal ini nambahi itu yang penting. Kita beri muatan dan kisah lokal sudah menjadi buku yang membumi di Indonesia. Selamat berkarya.

Doa: Bapa, ajar aku untuk kreatif di dalam menyikapi hidup dengan meneladani-Mu.

1.      PERTAMA YANG BUKAN PERTAMA

 

“Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal” (1 Korintus 15:20).

 

Belakangan ini, semakin banyak orang yang memakai kata ‘pertama’ untuk mengiklankan produknya. Di layar kaca stasiun televisi, kita sering membaca kalimat “Pertama kali di layar kaca”. Apa artinya? Tayangan itu sudah pernah diputar di bioskop tetapi baru saat itu diputar di televisi. Namun, benarkah klaim itu? Tidak! Seharusnya klaim itu ditambah kata “Indonesia”. Mengapa? Karena tayangan itu sudah sering ditayangkan di televisi asing atau bahkan TV kabel.

 

Ketika memberikan seminar motivasi, ada seorang peserta yang minta bertemu dengan saya. Karena dia tahu saya seorang penulis buku, dia memberikan sebuah bukunya untuk saya beri komentar. Di sampul buku itu ada tulisan “Pertama hadir di Indonesia”. Dia mencoba untuk jujur. Mengapa? Karena buku dengan tema dan pokok bahasan itu sudah sangat populer di media massa asing, terutama yang berbahasa Inggris.

 

Kekasih Tuhan, apa yang kita anggap ‘baru’ di Indonesia, bahkan ‘pertama hadir’ sekalipun sebenarnya merupakan produk daur ulang dari luar negeri entah itu penjiplakan murni, terinspirasi atau adaptasi. Bagi saya produk yang berbeda sudah menunjukkan produsennya kreatif. Di dunia tulis-menulis yang saya geluti, ada istilah 3 N yang diambil dari bahasa Jawa yaitu, niteni (memperhatikan), nirokne (menirukan) dan nambahi (menambahkan). Jika kita membaca buku yang bagus di luar negeri, kita bisa menulis tema yang sama dengan cara tiga hal itu. Dalam hal ini nambahi itu yang penting. Kita beri muatan dan kisah lokal sudah menjadi buku yang membumi di Indonesia. Selamat berkarya.

 

Doa: Bapa, ajar aku untuk kreatif di dalam menyikapi hidup dengan meneladani-Mu.

SALE

arrow product SUKSES SEUTUHNYA

SUKSES SEUTUHNYA
Price Rp 69.000
add to cart
366 Renungan Untuk Dunia Kerja dan Usaha detail

arrow product LAUGHTER FOR TWITTER

LAUGHTER FOR TWITTER
Price Rp 25.000
add to cart
detail

arrow product FAITH IS POWERFUL

FAITH IS POWERFUL
Price Rp 27.000
Rp 24.300
add to cart
Menghayati Iman Dalam Tiap Tindakan detail

arrow product 100 TEKA-TEKI YANG MENCERDASKAN ANDA

100 TEKA-TEKI YANG MENCERDASKAN ANDA
Price Rp 16.000
add to cart
detail

arrow product EXTRAORDINARY LIFE

EXTRAORDINARY LIFE
Price Rp 25.000
Rp 22.500
add to cart
Kisah-kisah Inspirasional untuk Hidup Maksimal Sesuai Panggilan Tuhan detail

arrow product PAKET 100 HUMOR

PAKET 100 HUMOR
Price Rp 73.000
Rp 63.000
add to cart
detail

arrow product PAKET LIB

PAKET LIB
Price Rp 74.000
Rp 63.000
add to cart
detail

arrow product PAKET MOTIVATIONAL PHRASE

PAKET MOTIVATIONAL PHRASE
Price Rp 60.000
Rp 51.500
add to cart
detail

arrow product PAKET WISDOM FOR TODAY

PAKET WISDOM FOR TODAY
Price Rp 98.800
Rp 84.000
add to cart
detail

arrow product PAKET BERANI

PAKET BERANI
Price Rp 45.000
Rp 38.000
add to cart
detail
Information
1 user sedang online
Anda pengunjung ke-34,345
Search
Search:
Banner
Xavier's Blog
© 2010 www.xavierquentin.com
Toko Online